~ Info Konyol ~
Pimpinan TV-One yang juga mantan wartawan Tempo Karni Ilyas rupanya tahu benar apa yang sedang ramai dibincangkan orang. Maka malam itu dihadirkanlah sejumlah tokoh yang bersebarangan.Ada Habib Salim Alatas dari Front Pembela Islam (FPI), tokoh pembela Muslim Munarman SH, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, tokoh Ansor Nusron Wahid, perwakilan Komunitas Salihara, serta seniman Ratna Sarumpaet dan banyak lainnya.
Tajuk ‘FPI Versus Lady Gaga,” mengesankan hanya FPI saja yang anti konser Gaga. Padahal sebetulnya penolakan terhadap konser Gaga juga disuarakan oleh Majelis Ulama Indonesia, Forum Umat Islam (FUI), dan lain-lain.
MUI dan FUI berkirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan keberatan atas penyelenggaraan konser penyanyi AS yang lahir 28 Maret 1986 itu. Menurut media, pihak Istana kemudian meneruskan surat itu kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya, instansi yang akhirnya melarang konser Gaga.
Adapun FPI, sudah sejak 5 Mei lalu menyurati Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mengenai hal ini. Di dalam surat, yang juga ditembuskan kepada Presiden, itu Pemimpin FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab MA meminta agar Polri tidak mengizinkan permintaan Michael Rusli, Presiden Direktur Big Daddy Production yang akan menggelar konser Lady Gaga.
“Karena Lady Gaga adalah pemuja iblis Lucifer (illuminati) dengan musik aliran setan yang telah menyatakan secara terbuka ingin membangun kerajaan Iblis di Indonesia.”
Lady Gaga adalah artis flamboyant yang pernah merebut lima Grammy Award dan 13 Video Music Awards dari MTV. Dipengaruhi David Bowie, Michael Jackson, Madonna dan Queen, pada tahun ini (2012) Gaga duduk di ranking ke-4 pencetak uang terbesar dalam daftar Billboard, dengan perolehan lebih dari US$25 juta.
*) Konsultan komunikasi, dosen komunikasi di Universitas Paramadina, dan di STIKOM London School of Public Relations, Jakarta. www.syafiqb.com.